Free Web Hosting  

Jangan buang ide di keranjang sampah!

Perkawinan
Asep Sambodja

mencintaimu sekarang ini tak sekadar tidur seranjang semalaman
bersamamu sampai
dinding bergetar
harus ada agenda yang kita sepakati bersama sebelum aku melangkah kerja dan kau
melukis cakrawala

kita harus susun daftar impian yang harus diwujudkan dalam hitungan abad
karena setiap luka yang membekas di kaki dan kepalan tangan adalah ijab kabul
yang pernah kuucapkan

bagaimana mungkin aku mencampakkanmu, perempuan
sama tidak mungkin aku memisahkan bayangku sendiri meski kau sembunyikan
matahari

mencintaimu sekarang ini tidak sesederhana yuliet menancapkan pisau ke
jantungnya dan berbaring abadi di sisi romeo
tidak sesederhana membangun negara
tapi butuh fantasi untuk mengubah ocehanmu menjadi cerita-cerita lucu

Jakarta, 30 Maret 2001

Arsip Puisi Lebih Lengkap ...

Biografi

Asep Sambodja lahir di Solo, 15 September 1967. Lulus dari Jurusan Sastra Indonesia FSUI Depok pada 1993, dengan skripsi berjudul "Pariksit, Interlude, dan Asmaradana: Telaah Isi Sajak-sajak Goenawan Mohamad". Ia pernah bekerja sebagai wartawan tabloid Bintang, majalah Sinar, dan majalah Ummat. Kini ia menjadi wartawan di sebuah portal berita di internet, Satunet.com (www.satunet.com). Kumpulan sajaknya yang pertama berjudul "Menjelma Rahwana" (Jakarta: Komunitas Bambu, 1999). Beberapa sajaknya dimuat dalam "Antologi Puisi Cyber" (Bandung: Angkasa, 2001) dan kumpulan sajaknya yang kedua "Dari Tanjungpriok 1984 sampai Aceh Belum Merdeka" segera terbit.

Email:
asepsam@satumail.com


| beranda | fiksi | puisi | essei | resensi buku | wawancara | sosok |
Copyright, 2001 bumimanusia.com